Jokowi Ingatkan Dana KIP Bukan untuk Pulsa dan Rokok

Senin, 22 Januari 2018 20:21 WIB
Jokowi Ingatkan Dana KIP Bukan untuk Pulsa dan Rokok - IMG_7731.jpg
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Jokowi Ingatkan Dana KIP Bukan untuk Pulsa dan Rokok - IMG_77321.jpg
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Jokowi Ingatkan Dana KIP Bukan untuk Pulsa dan Rokok - IMG_7796.jpg
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Jokowi Ingatkan Dana KIP Bukan untuk Pulsa dan Rokok - IMG_7754.JPG
Dok. Humas Pemprov Sumsel

PALEMBANG -- Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH), di lapangan SMAN 1 Palembang.

Kedatangan orang nomor satu di negeri ini membawa kabar gembira untuk masyarakat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) karena dalam waktu dekat penyaluran bantuan PKH 2018 Tahap I direncanakan akan cair pada bulan Februari mendatang Senin (22/01).

Meski cuaca masih lembab usai hujan, hal ini tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk bertemu langsung dengan sang Presiden Republik Indonesia (RI).

Jokowi hadir ditengah- tengah masyarakat Sumsel didampingi oleh Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Presiden Moeldoko, dan orang nomor satu di Provinsi Sumsel, Alex Noerdin

Dalam kunjungannya, Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat agar dana KIP dan PKH hanya diperbolehkan untuk pendidikan dan gizi dalam mencerdaskan dan menyehatkan anak-anak bangsa.

Ia berpesan dana tersebut jangan sampai dipakai untuk beli pulsa maupun rokok.

"Saya titip anak-anak semua, dana ini digunakan untuk pendidikan atau yang berkaitan dengan sekolah.”

”Kalau ada yang ketahuan beli pulsa kartunya dicabut.”

”Kalau anak-anak sehat, anak-anak pinter masa depan anak akan baik akan cerah.”

”Pendidikan itu penting untuk negara agar bisa bersaing dengan negara lain," pesannya.

Sementara itu, Menteri Sosial, Idrus Marham, dalam laporannya menuturkan, untuk tahun 2018 Program Keluarga Harapan (PKH) di Sumatera Selatan menjangkau sebanyak 353.481 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total bantuan senilai Rp. 668 miliar.

Sedangkan di Kota Palembang untuk tahun 2018 ini saja menjangkau sebanyak 7.895 KPM, dengan bantuan senilai Rp 149 Miliar.

"Kami mengundang 1000 KPM, yang hadir 994 KPM dari 14 kecamatan yang ada di Kota Palembang.”

”Rencana penyaluran bantuan sosial  tahap pertama tahun 2018 akan cair di bulan Februari," tuturnya disambut tepuk tangan hadirin.

"Untuk KIP,  jumlah penerima di Kota Palembang mencapai 104.280 siswa.”

”Sementara yang dihadirkan pada acara sebanyak 1.700 siswa (SD  615 siswa, SMP 402 siswa, SMA 286 siswa, SMK 255 siswa, Kesetaraan Paket A 134 siswa, Paket B 24 siswa, dan Paket C 14 siswa," tambahnya.

Sama halnya di setiap kunjungan, Presiden Jokowi selalu menyempatkan waktu untuk menjawab pertanyaan masyarakat.

Presiden bahkan sempat bertanya 7 nama ikan dan menyebutkan Pancasila.

Tak lupa Presiden memberikan hadiah sepeda bagi masyarakat yang berhasil menjawab pertanyaan.

Penulis: Advertorial
Editor: pemprovsumsel
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
5534 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2018
Atas