Disbudpar Fokus Tata 2 Pulau di TPKS

Jumat, 15 Desember 2017 22:02 WIB
Disbudpar Fokus Tata 2 Pulau di TPKS - promosi_wisata.jpg
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Disbudpar Fokus Tata 2 Pulau di TPKS - kerajinan_jumputan.jpg
Dok. Humas Pemprov Sumsel

PALEMBANG -- Kadisbudpar Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, AP, M.Pd, mengatakan jika pihaknya tengah fokus menata dua pulau yang ada di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) yang berlokasi di wilayah Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus.

"TPKS ada kurang lebih 72 hektare. Di dalam situs itu ada dua buah pulau. Pulau Cempaka dan Pulau Nangka.”

”Kita tidak bangun apa-apa karena itu situs, tetapi lebih kita tata. Kalau tidak kita tata, akan menjadi sesuatu yang tidak berharga sama sekali. Tetapi ketika kita tata dan kita bisa menceritakan dengan info grafis kepada masyarakat pengunjungnya, saya kira itu akan berdampak lebih kepada edukatif.”

”Sehingga hari ini mudah-mudahan kami bisa membuka taman wisata bagi anak-anak muda. Jadi bisa sekalian menceritakan tentang sejarah lewat cara kekinian," ungkap Irene usai membuka peringatan HUT ke-1 Badan Promosi Pariwisata Daerah Sumsel di Hotel Aryaduta, Palembang, Jumat (15/12/2017).

Tahun depan pihaknya juga masih fokus ke TPKS.

Dimana ada 10 fokus untuk Asian Games, salah satunya TPKS.

"Tahun depan kita bangun lagi zona 2. Kalau dilihat konsep dibangun tahun ini. Jadi udah kita fokus bangun di situ dulu karena membangun destinasi nggak akan bisa satu tahun.”

”Contoh Kampung Al-Munawar kita setahun ini masih tetap bangun. Harus fokus karena terlalu banyak. Kalau nggak fokus terlalu banyak.”

”Kita ada 709 objek wisata di seluruh Sumatera Selatan. Di Palembang saja ada 65. Kalau Pemerintah Daerah Kadis-kadisnya nggak fokus ini akan seperti menabur garam di laut," ujar mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Sumsel ini.

Irene mengatakan untuk dua pulau ini literaturnya dirinya tidak tahu apakah masuk dalam situs.

"Tapi tinggalannya yang ada di dalamnya yang sudah pernah ditemukan itu peninggalan Sriwijaya. Belum digali. Sampai kapan digali kita tidak tahu. Sekarang kita tata dulu," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD ASITA Sumsel, Anton Wahyudi, SE, mengatakan ada 27 pihak yang ikut dan berasaldari travel agent, airline, dari industri pariwisata lainnya.

"Kita untuk sementara ini tidak mentargetkan dulu sale untuk transaksi.”

”Dari Badan Promosi Pariwisata Daerah Sumsel mengaktifkan dulu kawan-kawan industri ini untuk menaikkan.”

”Ini kan rangkaian, ada lomba melukis anak-anak tema destasi wisata di Sumsel," kata Anton Wahyudi.

Penulis: Advertorial
Editor: pemprovsumsel
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
5464 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2018
Atas