Sumsel Optimistis Capai Target 29 Persen Penurunan Emisi Karbon Tahun 2030

Rabu, 6 Desember 2017 14:01 WIB
Sumsel Optimistis Capai Target 29 Persen Penurunan Emisi Karbon Tahun 2030
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumsel Drs H Edward Candra MH 

PALEMBANG - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumsel Drs H Edward Candra MH mengatakan bahwa Provinsi Sumsel sudah baik dalam hal penurunan emisi GRK.

"Penurunan emisi karbon tahun 2030 dengan target 29 persen akan kita capai. Aksi itu juga harus disinkronkan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi," ungkap Edward pada Pembukaan Public Hearing Revisi Dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Provinsi Sumsel di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (6/12/2017).

Edward menyebut, pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan menjadi target utama pihaknya.

Saat ini pihaknya sedang berfokus pada target 29 persen dan sedang berproses untuk menyiapkan segalanya.

Ada tiga bidang yang menjadi sasaran utama dari Rencana Aksi Daerah Gas Rumah Kaca (RAD-GRK) yakni sektor lahan yang terdiri atas pertanian dan lahan gambut, sektor energi meliputi transportasi dan industri, sektor pengelolaan limbah baik padat maupun cair.

Ketua Pokja RAD-GRK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hadenli Ugihan mengatakan, penyumbang terbesar emisi GRK sebesar 98,05 % adalah bidang berbasis lahan berdasarkan Proyeksi Business as Usual (BAU) Prov Sumsel tahun 2020 tanpa intervensi aksi mitigasi.

"Sumsel pada tahun 2016 berhasil menekan titik api hingga 90 persen dan dipertahankan pada tahun 2017 walaupun ada kebakaran kecil namun dapat diatasi," kata Hadenli.

Untuk penyumbang emisi GRK berikutnya adalah dari sektor energi 1,84 persen dan sektor limbah sebesar 0,11 persen.

"Rencana aksi penurunan emisi GRK susah menjadi kebutuhan yang harus dilanjutkan. Hal ini menjadi tolak ukur kinerja pemerintah daerah dalam penurunan emisi," terangnya.

Dikatakannya, Sumsel mempunyai target penurunan awalnya sebesar 10,16 persen di tahun 2020 dan akan disesuaikan besarannya sesuai kesepakatan hingga tahun 2030.

"Aksi ini tidak akan berjalan tanpa keterlibatan pemerintah dan pemangku kepentingan. Dokumen RAD-GRK hampir rampung dan agar dapat menjadi kebijakan pemerintah harus me dapat masukan dari semua pihak," ujarnya.

Penulis: Advertorial
Editor: pemprovsumsel
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
5449 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2017
Atas