Alex pun Terpesona Batu Akik

Senin, 2 Februari 2015 19:23 WIB

PALEMBANG- Demam batu akik yang melanda masyarakat Indonesia terutama Palembang membuat Gubernur Sumsel , Alex Noerdin mengunjungi ke sentra pengrajin batu akik.

Tak khayal para pengunjung dan pengrajin batu akik sangat terkejut dengan blusukkan yang dilakukan oleh Alex secara tiba- tiba.Alex mengunjungi ke sentra pengrajin batu akik yang berada disepanjang jalan Jenderal Sudirman Palembang mulai dari kawasan simpang Internasional Plaza hingga ke Pasar Cinde.

Disepanjang area tersebut Alex nampak sangat begitu semangat melihat aneka batu akik yang ada yang dijual oleh para pengrajin batu akik. Alex mengatakan dirinya menyukai batu akik karena keindahannya.“Aku dak pulo ngerti nian dengan batu batuan ini tapi, tapi aku seneng karena keindahanyo” ujar Alex, Minggu (1/2/2015).

Ia mengatakan perkembangan usaha penggrajin batu akik di Sumatera Selatan sangat luar biasa dan hal ini telah mampu mendorong peningkatan ekonomi rakyat.

" Batu akik ini tidak hanya disukai oleh masyarakat Sumatera Selatan tapi telah menembus pasar Indonesia hingga macanegara seperti Korea, Thailand dan vietnam serta sejumlah negara di Eropa," jelasnya.

Tambah Alex, perputaran uang yang ada di sentra pengrajin batu akik ini sangat luar biasa.Hampir setiap harinya perputaran uang disini mencapai ratusan juta rupiah. “Coba bayangkan berapa ratus juta uang berputar disini setiap harinya, ini sungguh luar biasa.

Dan hal ini telah mampu mendorong peningkatan ekonomi rakyat," tegasnya. Kedepan pihaknya akan terus mendorong usaha penggrajin batu akik ini dengan menyiapkan lahan untuk para pengrajin untuk memasarkan hasil kerajinanya.

" Saya akan segera memanggil SKPD yang menangani hal ini untuk segera mencarikan tempat yang tepat untuk mereka," tegasnya. Ia mengatakan untuk di Sumsel saja tambang batu akik ini terbanyak di Baturaja OKU dan di Muratara.

Sementara itu, Zailani , pengarajin batu akik mengatakan jenis batu yang banyak dicari masyarakat saat ini selain batu bacan Maluku juga batu biru langit yang berasal dari dusun Tanjung Lengkayap OKU serta jenis batu sunkis dan lavender.

" Batu akik mulai naik daun di masyarakat sejak 2 tahun lalu, dan untuk saat ini usaha batu akik ini cukup menjanjikan," tegasnya.

Hal inilah yang telah membuat dirinya meninggalkan pekerjaanya di sebuah perusahaan jasa keuangan milik pemerintah, agar dia lebih fokus dalam usaha kerajinan batu akik ini.

" Dengan usahanya ini setiap bulan paling tidak dapat meraup keuntungan 10 hingga 20 juta apalagi weekend paling banyak dikunjungi olej para pengunjung," tegasnya.

Ia mengatakan dirinya senang apabila akan dibuat lahan khusus bagi para pecinta batu akik ini." Semoga Pak Gubernur bisa segera mungkin merealisasikan tempat tersebut karena kami juga sangat butuh," ungkapnya.

Editor: pemprovsumsel
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
201 articles 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2018
Atas